Diposkan 23 April 2021 09:20 WIB

PENCANANGAN GERAKAN 10.000 LUBANG BIOPORI

Dalam upaya menjaga bumi kita melalui konservasi air, peningkatan ketersediaan cadangan air tanah dan mencegah kekeringan di musim kemarau serta mengurangi timbulnya genangan pada musim hujan, Kabupaten kendal melaksanakan gerakan pembuatan 10.000 lubang biopori yang dituangkan dalam surat edaran Bupati Kendal no.660/1141/DLH tgl 16 April 2021.

Gerakan tersebut telah dicanangkan oleh Bupati Kendal di Desa Tamanrejo Kec. Limbangan pada Tanggal 22 April 2021 bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia.

Lubang resapan Biopori merupakan lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air ke dalam tanah. Kedalaman biopori mencapai 50-100 cm. Kita dapat mengisi lubang biopori dengan sampah organik secara bertahap setiap lima hari sekali sampai lubang terisi penuh dengan sampah. lubang resapan biopori yang sudah terisi penuh dengan sampah dapat kita biarkan selama tiga bulan agar sampah tersebut nantinya menjadi kompos. setelah tiga bulan angkat kompos yang sudah jadi dari lubang biopori dan lubang siap diisi kembali dengan sampah yang baru. kompos pun siap digunakan untuk memupuk tanaman yang ada di halaman rumah.

Semoga masyarakat Kabupaten Kendal dapat ikut berpartisipasi melalui gerakan ini dan bisa memberikan manfaat.

Info